Tips merawat ban mobil
Ban menjadi salah satu komponen penting yang ada pada kendaraan, ibarat seperti sepatu atau sendal kita yang digunakan untuk menapak dengan jalan.
Selain itu ban juga berfungsi menahan beban kendaraan, meredam guncangan, meneruskan tenaga mesin, mengontrol arah kendaraan, serta menyediakan traksi yang cukup untuk akselerasi dan pengereman.
Tidak memperhatikan kondisi ban sangat membahayakan saat dikendarai. Kondisi ban yang gundul, kurang tekanan atau kelebihan tekanan, benjol, dll, dapat menyebabkan potensi kecelakaan.
Berikut ini ada beberapa tips melakukan perawatan pada ban agar ban selalu dalam kondisi yang baik.
1. Memeriksa tekanan ban sesuai spesifikasi
Tekanan angin yang berlebihan atau kurang berdampak pada keausan ban yang tidak merata dan potensi kecelakaan.
Kurangnya tekanan ban membuat keausan pada sisi samping ban, juga berdampak pada kestabilan dan konsumsi bahan bakar yang tidak efisien.
Tekanan ban berlebihan membuat keausan pada bagian tengah ban, juga berdampak pada daya cengkram ban ke aspal berkurang sehingga mudah slip serta bahaya mudah meledak ketika terjadi benturan.
Disarankan mengecek tekanan ban ketika akan bepergian, atau minimal dua minggu sekali.
2. Spooring balancing
Spooring yaitu menyetel sudut keempat roda mobil anda kembali ke spesifikasi pabrikan.
Sedangkan balancing adalah menyeimbangkan titik beban pada roda agar roda berputar dengan seimbang.
Spooring balancing sangat berpengaruh terhadap kestabilan, kenyamanan, serta keawetan ban dan komlonen kaki-kaki.
Beberapa gejala yang menandakan mobil anda butuh spooring balancing seperti :
1)Setir mobil tidak lurus
2)Setir berat atau selalu tertarik kearah kanan atau kiri
3)Ban aus pada satu sisi atau tidak rata
4)Setir bergetar saat kecepatan tertentu
5)Setir tidak mau kembali keposisi semula.
Disarankam melakukan Spooring balancing setiap 10.000 km, lebih baik lagi jika ditambah dengan rotasi ban.
3. Perhatikan gaya berkendara dan muatan mobil
Gaya berkendara yang sembarangan seperti sering menghantam lubang atau jalan rusak, sering mengerem mendadak, muatan berlebihan, dapat membuat ban benjol, pecah maupun cepat aus. Lakukan cara mengemudi yang baik dan perhatikan muatan mobil sesuai index yang tertulis di ban.
4. Periksa kondisi ban secara teratur
Periksa kondisi ban sacara rutin, apakah ada sobekan, benjolan, aus, retak-retak, tertancap paku atau benda lain. Pemeriksaan ini akan membuat kita tahu kondisi ban dan bisa melakukan tindakan antisipasi sebelum kerusakan menjadi lebih parah atau membahayakan saat dikendarai.
Kita bisa mengetahui ban aus sudah waktunya ganti dengan melihat tread wear indicator pada bagian samping ban dan bagian tengah.
5. Perhatikan ban cadangan
Jangan lupa untuk selalu mengecek ban cadangan, karena jika sewaktu-waktu dibutuhkan siap dipakai.
Periksa tekanan ban cadangan minimal 1 bulan sekali, cek kondisi fisik dan lakukan pembersihan jika diperlukan, beri pelembab atau semir berkualitas untuk menjaga elasrisitas karet ban.
Mungkin tadi beberapa tips untuk merawat ban mobil anda, agar selalu dalam kondisi yang prima dan awet masa pakainya.
Semoga bermanfaat
Terimakasih
Terimakasih banyak untuk info nya ka , berkualitas banget
BalasHapus